free web hit counter
Home » Cerita Bokep » Cerita Dewasa Pertama kali bercumbu | Cerita Sex 03 Februari 2019

Cerita Dewasa Pertama kali bercumbu | Cerita Sex 03 Februari 2019

Bokep Asia Idaman Pria

Bokep Asia situs yang menyediakan cerita cerita yang menjadi idaman para lelaki kami akan memberikan semua cerita bokep yang sangat terpanas bagi kamu laki laki dan situs ini akan menyediakan seperti bokep jepang, bokep bule atau barat dan sebagainya. kami juga akan menyediakan cerita cerita seks juga yang akan membuat kamu laki laki lebih bergairah dan birahi.Silakan kunjungi selalu situs bokepasia.org kami selalu agar tidak ketinggalan dengan cerita cerita ataupun video video dewasa terbaru yang akan membuat semua kamu laki laki lebih bergairah

suatu hari di kampus, saya berpapasan dengan teman-teman cewek.seperti biasa, saya cuma basa-basi saja karena saya memang terkenal cuek didepan cewek-cewek. setelah basa-basi, saya bilang saya sudah telambat masuk kelas. ketika balik badan, saya hampir bertabrakkan dengan cewek cantik yang sedang lewat dibelakangku. yang lain langsung tertawa.
“alahhh david pasti deh sengaja supa kenalan”, kata cewek-cewek menggodaku. ternyata itu yang namanya penny.
“halo.. saya david”
“penny”,katanya cuek.

setelah hari itu saya tidak perna lagi bertemu dengan penny sampai suatu hari ketika baru keluar dari kelas saat jalan pulang saya lihat penny sedang duduk sendirian merokok diluar gedung english. ah kesempatan nih pikirku. langsung saya hampiri dia. wah gila deh.. pakaiannya membuatku tidak tahan. baju minim bertali atasnya dan celana pendek berwarna coklat. ketika saya didepannya, kelihatan payudaranya yang menonjol dengan tali BH hitamnya yang menambah seksi penampilannya wah begini rupanya cewek-cewek jakarta jaman sekaran. setelah basa-basi sedikit saya ikutan merokok bersama dia dan bercerita tentang diri kita

tiba-tiba dia bertanya,”ehh vid.. loe kalau tidak ada kelas lagi jalan yuk.. saya asli boring banget nih”.terus setelah bingung mau jalan kemana,kita memutuskan pergi ke kota H yang jaraknya 2 jam katanya dia mau ke mall, pingin shopping.

hari itu kita jadi akrab sekali sampai sempat bergandengan tangan di mall. saya tidak tahu kenapa saya yang awalnya nafsu jadi suka benar kepadanya. anaknya cuek, asik dan lucu lagi apa lagi dia senang saja sejalan denganku yang termasuk anak “bawah” di kotaku. mobil sudah butut, duit selalu pas-pasan. wah.., untung deh kayaknya si pennya ini tidak matre.

setelah sebulan jadi teman dekat, suatu malam pulang dari main billiard dia mengajakku ke tempatnya. dia tinggal bersama tantenya yang sudah berkeluarga dan punya 2 anak. waktu itu sekitar jam 2 malam jadi om dan tantenya sudah pada tidur semua. dia langsung mengajakku kedapurnya yang sangat besar.
“mau beer vid?”,tawar penny.
“tidak usahlah pen.., kalau loe mau ya satu berdua saja”,jawabku

terus waktu penny datang membawa beernya.. dia langsung jongkok depanku yang sedang duduk di kursi. wah lagi-lagi dengan salah satu baju sexynya pemandangan payudaranya pesis di depan mataku tanpa sadar penisku sudah naik melihat tonjolan payudara yang putih itu. karena osisiku yang lagi duduk, maka penisku yang sedang tegak menjadi agak menyangkut. langsung saya membungkuk sedikit supaya tegangnya tidak begitu menyiksa.

“vid.. loe tuh sudah saya anggap temen dekat saya disini. terus-terang loe tuh satu-satunya yang cuek saja kalu didepan saya makanya saya suka. cowok lain kan rata-rata suka genit-genit.. ahh males banget deh saya lihat cowok gituan”, kata penny sambil menatap tajam mataku
“jadi temen doang nihh?”kataku sambil ketawa kecil
“ini baru mau nanya.. loe sama saya saja mau gak?”kata penny sambil tersenyum kecil.
“ah canda loe saya tidak ada modal buat pacaran pen”saya menanggapinya sambil tersenyum juga
“sudah ah kalu tidak mau ya sudah”kata pennya dengan pura pura cemberut

tidak tahu ada dorongan dari mana, tiba tiba jari telunjukku bermain di bahunya. terus jariku naik menelusuri leher dan telinganya. saya lihat penny diam saja menikmati permainan kecilku

setelah beberapa saat saya bertanya”pen saya boleh tidak cium kamu?”
“sekali saya ya vid”katanya dengan senyum nakalnya. saya bungkukkan badan dan langsung saya cium bibirnya dengan lembut.
setelah beberapa saat dia pegang tanganku sambil menuntunnya ke kamarnya dengan was was saya bertanya “omm kamu tidak bangun sebentar pen?”
“makanya jangan ribut” jawab penny cuek.

tiba-tiba penny mendorongku menghentikan ciuman dan berbisik,”vid.. ada satu yang perlu kamu tau, saya belum pernah loh yang aneh-aneh,paling jauh cuman ciuman”
dengan kaget saya langsung bilang”ya sudah deh pen..,tidak usah saja ginian”
dengan cepat penny memotong omonganku,”bukan begitu vid.. maksud saya ya pelan pelan saja, saya juga tidak mau kamu ngira saya beginian sama semua cowok”.
“saya tidak pedulu juga dengan masa lalu kamu pen..,yang pentinga sekarang saya senang sama kamu.., kalau kamu dulu sering juga gak apa apa kok, kan jadi asik kamu sudah pengalaman”,candaku sambil ketawa kecil
“sialan kamu”katanya ikutan ketawa kecil

“pen.., saya boleh ciumin bawah lu tidak?” tanya saya berhati-hati. pennya hanya mengangguk kecil.kelihatan diwajahnya bahwa dia juga menikmati sekali permainan saya
“kamu tiduran saja pen”kata saya sambil berdiri dam membuka baju dan celanaku.setelah dia telentang saya buka pelan pelan celananya.tinggallah celana dalamnya yang juga berwarna biru muda. saya cium kakinya dari betis naik pelan pelan ke paha dan berhenti di selangkangannya. dengan perlahan saya tarik ke bawah celana dalamnya. ternyata bulu vaginanya tipis dan lurus. pas sekali nih dalam hati saya. saya tidak begitu suka vagina yang berbulu lebat. mulailah saya jilati vaginanya sambil saya masukin lidahku kedalamnya. penny diam saja sambil sedikit bergoyang.

setelah beberapa menit penny sudah basah dan saya juga sudah tidak tahan dari tadi cuma tegang saja. saya ciumi pelan pusarnya naik ke payudaranya terus leher dan melumat bibirnya. sambil berciuman saya mencoba memasukkan penisku ke vaginanya. pertama sih pelan eh tahunya tidak masuk masuk. penisku tidak terlalu besar tapi lumayan panjang saya mencoba menusukkan penisku, eh tetap saja tidak masuk.”benar juga nih anak masih perawan”, dalam hatiku. sambil menciuminya, saya berbisik,”saya coba agak keras ya pen?”.tanpa menunggu jawaban langsung saya coba menerobos lagi dengan lebih keras. tetap saja tidak bisa

akhirnya setelah kira kira 10 menit tembus juga pertahan pennya. pertama dia tampak kesakitan, tapi lama lama penny mulai mendesah-mendesah kecil keenakan. tangan kananku disuruhnya menutup mulutnya supaya dia tidak mendesah terlalu keras.
sayang gara-gara sudah ereksi sejak tadi, saya cuma bisa bertahan 10 menit
“saya mau keluar nih pennya”kataku dengan napas yang tidap teratur
“di luar vid”jawabnya cepat.

Akhirnya sudah beristirahat sekitar 10 menit lamanya vira berdiri dan ikutan berpakaian
“vid.. kamu balik deh.. besok kan ada kelas pagi” kata pennya tanpa expresi
“iya deh pen”jawabku sambil mencium bibir dan keningnya
dia mengantarkanku sampai di pintu depan dan saya tanpa banyak bicara langsung pergi pulang. ini pertama kali saya mengambil perawan cewe. ada perasaan was-was dalam hatiku

besoknya di kampus seperti biasa ketemu penny di depan perpustakan saya dengan deg-degan mencoba tersenyum ke penny. saat di depanku.dadaku ditonjok dengan keras.
“sakit tau”kata penny dengan nada keras. saya diam saja tidak tahu mau ngomong apa. eh tahunya dia langsung ketawa tebahak-bahak.
“tidak apa apa kok vid saya tidak marah sama kamu.. adal..”kataya dengan senyum-senyum
“asal apaan?”tanyaku tidak sabar.
“asal kamu jadi cowok saya mulai sekarang”.kata pennya sambil menatap tajam

dengan hati senang saya langsung bila”saya sih sudah nganggep kamu cewek saya dari dulu”.
akhirnya kita ketawa dan sejak itu penny mulai belajar seks pelan-pelan dengan saya tentunya

Kami berharap dengan adanya situs kami ini akan membuat para kaum laki laki lebih bergairah untuk permasalahan diranjang bersama istri dan jangan lupa untuk selalu berkunjung disitus kami yang akan selalu memberikan cerita dan video dewasa terbaru

Ayo share...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone
Penulis: admin
Tags
Menu Title